Saturday, 7 August 2010
Thursday, 14 January 2010
Beberapa free and cool tools
12 free tools to manage project timeline and milestones
SWF to FLA Converter Free Download
Beberapa link menarik dari WarePrise.com
http://www.wareprise.com/category/cool-tools/
http://www.wareprise.com/category/point-of-sale/
Google OCR: http://www.googlecodesamples.com/docs/php/ocr.php
Project Management Software
http://www.tenrox.com/
http://www.taskmanagementsoft.com/products/taskmanager/
VIP Task Manager Standard allows planning, sharing, updating, tracking and reporting tasks by multiple users simultaneously through Local Network (LAN) and Low Speed Networks (Internet, VPN). It is a groupware tool (client/server software) for increasing team, department, or company performance, effectiveness and productivity by better task management and group collaboration.
Saturday, 27 December 2008
E-book Ubuntu dan Recover file di Ubuntu
Wednesday, 3 December 2008
GIMP Tutorial
GIMP adalah software pengolah gambar OpenSource, bagi yang terbiasa menggunakan Photoshop bisa dicoba GIMP versi yang sudah dikostumasi untuk orang yang terbiasa menggunakan Photoshop yaitu GIMPSHOP
GIMP tersedia dalam banyak versi antara lain Windows, Mac, Linux dll. Lebih jauh tentang GIMP bisa dilihat di sini
Interface GIMP memang agak rumit (bagi yang terbiasa make Photoshop), bahkan cenderung membingungkan, makanya dibuatlah GIMPSHOP. Tapi bagi pengguna GIMP tingkat mahir interface GIMP malah dirasa lebih intuitif dibanding Photoshop.
OK langsung saja ke hasil gugling yang siap di kopas.
Beberapa Linknya adalah ini:
30+ Exceptional GIMP Tutorials and Resources dan
Gimp and Gimpshop Tips, Tricks and Tutorials on the web
Thursday, 20 November 2008
Download Video dari Youtube
nah.. link[1] itu adalah tentang Chrome, dah pada tau donk Chrome. Browser besutan Om Gugel. Saya lagi pake yang ini sekarang cuman versi yang udah diutak-atik yaitu Iron. Oke saya kopas, karena susah nulisnya:
Mendownload video dari YouTube - seperti yang ditulis sebelumnya - adalah sangat mudah hanya dengan memanfaatkan log file cache pada browser Anda. Namun jika menggunakan browser terbaru dari google, Google Chrome mungkin Anda sedikit bingung untuk menentukan lokasi cache dari browser tersebut.
Lokasi standar folder cache Google Chrome terletak di: "[User Profil] \ Local Setting \ Application Data \ Google \ Chrome \ Data User \ default \ Cache"
Anda dapat mengakses folder ini untuk melihat isi disimpan dalam cache. Untuk membuat proses ini lebih mudah, anda dapat menggunakan utility kecil 'ChromeCacheView' yang berguna untuk membaca folder cache pada browser Google Chrome.
Utility ini dapat menampilkan daftar file yang tersimpan dalam cache bersama dengan atribut seperti URL, konten jenis, ukuran file, terakhir diakses waktu, waktu kadaluarsa, nama server, dll.
Anda dapat memilih file apa saja dari cache penampil untuk menyalin dan menggunakan lebih lanjut. Hal ini dapat berguna dalam menyalin gambar, atau bahkan bisa memanfaatkannya untuk mendownload file flash video dari YouTube.
Selamat mencoba...
Friday, 12 September 2008
Terminal, Shell, Bash
Saat mengikuti sebuah tutorial di internet yang menggunakan bash/terminal/konsol/CLI -gak tau juga apakah sama atau sebetulnya berbeda? Ada panduan untuk menekan Alt+Ctrl+F1 sebagai shortcut untuk memunculkan terminal.
Saya pikir cuman terminal biasa yang kita masuki pake Application>Accessories>Terminal ternyata.... berbeda (yang ini beneran full command line, kalo Om Iman bilang sih "bermain di dunia hitam"
Nah tuh panduan khan blom sempet diprint or dicatet. Saat mau balik ke GUI lagi bingung dah!
Coba Telpon beberapa rekan dan dikasih solusi, masih gak bisa malah yang keluar "Fatal Error" waduh! piye ki?? Memang saran untuk reboot sih OK, tapi sedang mendownload sebuah file yang cukup gede dan sudah 80%an gimana yah? Mana Pak Iman gak ngangkat lagi meski sudah berkali-kali ditelpon.
Akhirnya terpaksa deh reboot dan mengorbankan file yang sudah didownolad. Eh pas masuk lagi dan buka Firefox, kembali terbuka tab-tab yg sebelumnya kita browsing. Pas baca lanjutan panduannya, ternyata untuk keluar dari "dunia hitam" itu kita hanya perlu menekan Ctrl+Alt+F7 wah syukur deh nambah satu ilmu lagi bagi seorang noob seperti saya ini.
Monday, 8 September 2008
Remote Access From Windows - X11vnc
Published in June 27th, 2007
Posted by Tom in software, specials
tulisan ini disadur dari sini
X11vnc adalah cara mudah untuk mengakses jarak jauh Desktop Linux anda dari komputer lain yang menggunakan Windows (ataupun Linux). Pada tulisan ini akan dijelaskan bagaimana menggunakan X11vnc untuk mengakses komputer Linux secara aman dari Windows. X11vnc adalah VNC server. Sebuah VNC server mengirimkan gambar tampilan X-windows kepada client kapanpun tampilannya berubah. VNC server Linux yang default adalah Xvnc, yang mana dia membuat tampilan virtual X-windows yang tidak ditampilkan di monitor. X11vnc berbeda dengan Xvnc karena dia bekerja sesuai dengan tampilan pada monitor sebenarnya. Hal ini amat berguna karena anda bisa terhubung ke desktop normal anda dan menggunakan aplikasi yang anda biarkan terbuka. X11vnc juga lebih mudah untuk diset up dibanding VNC server yang membuat tampilan virtual. Karena VNC server tidak aman, anda harus membuat saluran melalui SSH seperti yang akan dipaparkan berikut ini.
Langkah pertama adalah menginstal X11vnc dan SSH server di komputer yang kita inginkan bisa terhubung. Command berikut untuk menginstal di Ubuntu atau Debian. Bila sudah ada terinstal SSH server tidak perlu lagi, hilangkan saja bagian akhir dari command berikut ini
apt-get install x11vnc openssh-server
Jika anda ingin mengakses komputer dari luar jaringan maka anda perlu untuk memforward port 22 ke komputer yang menjalankan SSH server. Anda bisa melakukan ini pada setingan router. Sebelum anda menjalankan SSH server ke internet, pastikan bahwa SSH password anda susah untuk ditebak. Forward port VNC tak diperlukan. Anda harus tahu IP address global anda sehingga bisa terhubung. Layanan semacam No-IP dapat membantu dalam hal ini.
Cara termudah untuk men-setup tunnel bagi VNC pada windows adalah dengan menggunakan PuTTY. PuTTY adalah SSH client untuk Windows yang menggunakan GUI. Kamu bisa download yang PuTTY versi normal stand-alone atau versi portable yang tidak masuk ke Windows registry. Disarankan yang versi portable jika anda akan menggunakannya di komputer umum. Yang terakhir anda memerlukan VNC client. Ada banyak pilihan, tapi disarankan untuk pakai TightVNC client karena simpel (yang anda butuhkan hanyalah tightvnc-1.3.9_x86_viewer.zip). Kalau anda sudah punya keduanya -PuTTY dan TightVNC pada komputer yang anda gunakan untuk meremote, anda sudah siap untuk memulai koneksi. Mungkin anda perlu menyimpan kedua program ini pada USB flash drive sehingga anda mudah menjalankannya dari komputer manapun. Mulailah dengan menjalankan PuTTY.
Pada “Host Name”, masukkan IP address atau host name komputer yang ingin anda remote dan port SSH server adalah (22 by default). Lalu pergilah ke kategori “Connection>SSH>Tunnels” Kamu perlu membuat tunnel dari port 5900 hingga 127.0.0.1:5900. Anda bisa menyimpan settingan ini kemudian pada layar utama sehingga tidak perlu lagi selalu mengkonfigurasi PuTTY. Klik open dan log in.
Bila PuTTY telah berhasil login anda akan punya a shell. Jangan jalankan command ini sebagai root karena tidak akan berhasil. Mulailah X11vnc dengan menjalankan command berikut. Saat pertamakali dijalankan, X11vnc akan meminta password. Pilih yes agar tersimpan di lokasi default. Lalu server akan running.
x11vnc -usepw
Saat X11vnc server sudah running, mulailah TightVNC client. Connect ke 127.0.0.1::5900. Alamat ini akan mengirimkan VNC traffic melalui tunnel terenkripsi. Masukkan VNC password saat diminta dan selesai! TightVNC semestinya akan menampilkan apa yang ada pada tampilan monitor komputer yang diremote dan anda akan memiliki kontrol mouse dan keyboard. Kalau sudah selesai, tutuplah TightVNC. Maka X11vnc server secara otomatis akan tertutup. Lalu anda bisa keluar dari PuTTY.
Selamat mencoba! Semoga berhasil